Langsung ke konten utama

UKM Al-Izzah Sunan Kudus Sukses Gelar Muktamar Sanawi dan Pelantikan Ketua 2026

Foto: Ketua Terpilih UKM Al Izzah Sunan Kudus 2026

Kepengurusan UKM Al-Izzah Sunan Kudus periode 2025 resmi ditutup melalui pelaksanaan Muktamar Sanawi yang digelar pada Sabtu, 20 Desember 2025, bertempat di Rumah Makan Nasuky Mubarok, Jepang, Kudus. Muktamar Sanawi merupakan forum laporan pertanggungjawaban pengurus UKM Al Izzah selama satu tahun kepengurusan.

Selain sebagai evaluasi, kegiatan ini juga bertujuan meresmikan perubahan nama dari UKM Al Izzah menjadi UKM Al Izzah Sunan Kudus, pelantikan Ketua UKM Al Izzah Sunan Kudus periode 2026, serta pemberian penghargaan kepada pengurus teraktif dari setiap devisi (qism). Acara ini dihadiri oleh para pengurus, anggota, demisioner, serta mustasyar UKM Al Izzah Sunan Kudus.

Foto: Penyerahan Penghargaan kepada Pengurus Teraktif 

Pemilihan Ketua UKM Al Izzah Sunan Kudus periode 2026 dilaksanakan melalui sistem voting yang diikuti oleh 48 peserta dan berlangsung dalam dua ronde. Berdasarkan hasil akhir, Ahmad Fitra Aulia terpilih sebagai Ketua UKM Al Izzah Sunan Kudus periode 2026. “Saya tidak menyangka, namun insya Allah saya akan memberikan yang terbaik. Saya berharap kita dapat berjalan bersama kembali, serta banyak yang melanjutkan kepengurusan UKM Al Izzah Sunan Kudus untuk membersamai saya ke depannya,” ujar Ahmad Fitra Aulia selaku Ketua terpilih UKM Al Izzah Sunan Kudus 2026.

Sementara itu, Ketua UKM Al Izzah Sunan Kudus periode 2025, Wisuda Lukman Hakim, turut menyampaikan pesan dan harapannya. “Terima kasih kepada teman-teman semua yang telah membantu menjalankan visi dan misi selama satu tahun ini. Mari kita bersama-sama membantu dan menyukseskan Akhi Fitra agar tidak ada halangan apa pun dan UKM Al Izzah Sunan Kudus dapat terbang lebih tinggi ke depannya,” ujarnya.

Foto: Sesi Foto Bersama Seluruh Pengurus 2025

Acara ditutup dengan pengumuman pengurus teraktif dari setiap qism serta sesi tukar kado bersama. “Tidak menyangka nama saya yang terpilih, mengingat seluruh pengurus, khususnya Qism Tarqiyyah, sama-sama aktif. Semoga inovasi ini dapat memotivasi kami semua untuk selalu aktif dalam mengembangkan dan memajukan UKM Al-Izzah sebagai UKM yang lebih baik di masa yang akan datang,” ungkap Muhammad Rafly, selaku pengurus teraktif dari Qism Tarqiyyah tahun 2025.


Penulis: Salma

Editor: Elfin





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Sosok Lora Ismail Al-Kholilie, Cucu Syaikhona Kholil Asal Bangkalan Yang Penuh Inspiratif Bagi Kalangan Pecinta Bahasa Arab

Foto: https://cariustadz.id/ustadz/detail/Lora-Ismail-Amin-Kholil-562152 Tidak sedikit masyarakat di Indonesia telah memanfaatkan media sosial sebagai sarana pembelajaran guna memperdalam ilmu agama yang dimiliki melalui menonton tayangan kontennya, terkhusus kaum muda. Tetapi kenyataan diluar sana menyatakan bahwa tidak sedikit pendakwah di media sosial yang nekat mengaburkan kebenaran informasi hanya demi mencari popularitas semata. Maka dari itu, memilih referensi konten yang tidak sesat harus dilakukan dengan filtrasi yang ketat, bijak, tepat dan kompeten, terlebih lagi tidak sedikit influencer yang melakukan kesalahan fatal seperti memberikan salah pengartian terhadap beberapa hal, seperti penyesatan secara pemahaman ilmu pengetahuan terhadap beberapa kalimat-kalimat Bahasa Arab yang menjadi tren di kalangan masyarakat itu sendiri. Hal ini ternyata telah menjadi suatu perhatian yang khusus bagi sosok Lora Ismail Al-Kholilie, seorang influencer sekaligus ulama' yang lahir di ...

Kisah Dibalik Pengarang Kitab JURUMIYYAH

Sumber foto:https://jurnaba.co/biografi-ibnu-ajurrum-waliyullah-penulis-kitab-matan-jurumiyah/   para santri dan pelajar bahasa arab pasti sudah tidak asing lagi dengan kitab Jurumiyyah karena kepopuleran Kitab ini yang sudah  mendunia. Kitab yang lebih dikenal dengan matan jurumiyyah ini berisi kajian dasar nahwu yang padat dan ringan digunakan untuk para pemula. Sayangnya tidak semua pelajar dan para pengguna matan jurumiyah ini tahu dan kenal dengan sang pengarang kitab Jurumiyyah.  Syekh Ibnu Ajurrum yang memiliki nama lengkap Abu Abdillah Muhammad bin Muhammad bin Dawud Al-Shinhaji merupakan ulama nahwu sekaligus pengarang dari kitab Jurumiyyah. Sesuai namanya, Al-Jurrumiyyah yang merupakan kitab muqaddimah (pengantar) tentang ilmu Nahwu ini ditulis oleh Ibnu Ajurrum ketika masih di Mekkah. Isi dari kitab ini yang begitu ringkas dan mendasar sangat cocok digunakan bagi pemula yang ingin belajar bahasa Arab. Sehingga kitab ini perlu diberi penjelasan yang lebih mend...

Jurnal Konservasi Nilai dan Karakter

PENDIDIKAN NILAI DAN KARAKTER DI ERA SEKARANG Siyam Fitriyani Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Kudus, E-mail: fitriyanisiyam321@gmail.com Nomor Hp : 08816770699 ABSTRAK         Karakter bisa diartikan bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah laku seseorang, sehingga orang yang tidak jujur, kejam, berperilaku jelek, bisa dikatakan berkarakter jelek. Sebaliknya, orang yang berperilaku sesuai dengan kaidah moral bisa dikatakan orang yang berkarakter mulia. Nilai karakter konservasi adalah sikap pribadi yang stabil untuk selalu berusaha melindungi dan melestarikan nilai budaya serta perilaku manusia dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Pendidikan karakter berbasis konservasi berupaya untuk menyemaikan dan mengembangkan nilai-nilai religius, jujur, peduli, toleran, demokratis, santun, cerdas, dan tangguh dalam bermasyarakat ataupun dalam diri mahasiswa dengan maksud agar mereka mampu menjadi...